Senin, 15 Agustus 2016

Pertarungan Logika Kriminal antar 2 Jenius

Judul: Kesetiaan Mr. X
Judul Asli: 容疑者Xの献身 - Yōgisha X no Kenshin
Seri: Detective Galileo #3
Pengarang: 東野 圭吾 - Keigo Higashino
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2016)
ISBN: 9786020330525
Jumlah Halaman: 320 halaman
Penerbitan Perdana: 2005
Literary Awards: Naoki Prize (2005), Edgar Award Nominee for Best Novel (2012), Honkaku Mystery Award for Best Fiction (2006), Kono Mystery ga Sugoi for Best Japanese Mystery Novel of the Year (2006) and more



Lihat sinopsis
Ketika si mantan suami muncul lagi untuk memeras Yasuko Hanaoka dan putrinya, keadaan menjadi tak terkendali, hingga si mantan suami terbujur kaku di lantai apartemen. Yasuko berniat menghubungi polisi, tetapi mengurungkan niatnya ketika Ishigami, tetangganya, menawarkan bantuan untuk menyembunyikan mayat itu.

Saat mayat tersebut ditemukan, penyidikan Detektif Kusanagi mengarah kepada Yasuko. Namun sekuat apa pun insting detektifnya, alibi wanita itu sulit sekali dipatahkan. Kusanagi berkonsultasi dengan sahabatnya, Dr. Manabu Yukawa sang Profesor Galileo, yang ternyata teman kuliah Ishigami.

Diselingi nostalgia masa-masa kuliah, Yukawa sang pakar fisika beradu kecerdasan dengan Ishigami, sang genius matematika. Ishigami berjuang melindungi Yasuko dengan berusaha mengakali dan memperdaya Yukawa, yang baru kali ini menemukan lawan paling cerdas dan bertekad baja.



Ini salah satu cerita crime-fiction yang ceritanya tidak malu-malu mengikuti perjalanan tokoh si pembunuh, dan meskipun faktor "siapa" dan "mengapa"-nya sudah dibuka jelas sejak awal, tetapi masalah "bagaimana"-nya masih tetap tersimpan rapi sebagai misteri hingga halaman hampir terakhir. POV yang demikian tentu saja membuat banyak-banyak simpati pembaca terbelah kepada si pembunuh, disertai rasa penasaran bagaimana nanti polisi akan membongkar kejahatan yang sudah diatur sedemikian mendetail oleh otak seorang jenius matematika.

Aku sendiri, meskipun sudah pernah menonton versi adaptasi filmnya, tetap sangat menikmati perjalanan para detektif polisi yang menguraikan satu per satu jebakan alibi dan tipuan yang melingkupi kasus pembunuhan Shinji Togashi, lelaki brengsek mantan suami Yasuko Hanaoka. Sekilas, aku bahkan berharap polisi akan menghentikan penyelidikan setelah pemeriksaan pertama alibi Yasuko. Dan itu bisa saja terjadi... kalau saja Yukawa Manabu tidak secara tak sengaja tercebur dalam kasus ini. Saat mengetahui tetangga Yasuko adalah Ishigawa Tetsuya, Yukawa-sensei tak bisa menahan rasa kangen dan ingin menemui mantan rivalnya di departemen Matematika dulu di universitas. Dari pertemuan ini, sedikit Yukawa-sensei memahami apa yang terjadi pada Ishigawa, dan dari situ dimulailah kembali pertarungan antara dua jenius ini, dengan taruhan nasib Ishigawa sendiri.

"Mana yang lebih hebat, orang yang menciptakan soal yang sulit, atau orang yang mampu menjawabnya?"

Pertanyaan yang menggelitik. Akhirnya memang Yukawa-sensei mampu menjawab soal dari Ishigawa-sensei, namun siapa yang lebih hebat dari mereka? Yang pasti, kesetiaan seorang Ishigawa Tetsuya pada Yasuko memang tak bisa dipertanyakan lagi.

Lalu, yang paling aku suka dari novel ini, adalah beberapa bagian di novel yang dengan halus tapi dalam mengungkapkan kegalauan Yukawa-sensei dalam pengungkapan kasus ini. Tanpa jawaban penjelasan dari dirinya, sudah pasti kasus pembunuhan ini akan mendingin tanpa penjelasan, tetapi tentu saja rasa keadilan dalam dirinya tak dapat membiarkan hal tersebut. Bagaimana ia harus bersikap saat sahabat dan satu-satunya rival yang dianggapnya sepadan, terjerumus dalam lubang dalam tanpa jalan keluar....

Ini salah satu novel crimefic yang berakhir begitu getir, sampai sering aku berharap ada alternatif ending yang lebih membahagiakan.


That being said, harus pula kukatakan, Higashino-sensei, Anda hebat.... *membungkuk hormat*

((kalau novel-novelnya seperti ini, aku jadi mupeng berat baca Det. Kaga, terutama yang The Wings of the Kirin 麒麟の翼. Yakin kasusnya njelimet dan endingnya bakal bikin mewek juga itu... terjemahin juga dunk, GPU, plisss...))

Edisi bahasa Indonesia novel ini seeeeep betul dah. Pertama, karena diterjemahkan langsung dari bahasa Jepang, jadi rasa dan kesannya masih asli, tidak terdistraksi oleh double-translation. Kedua karena terjemahannya sendiri sangat mengalir dan enak sekali dibaca (mbak Faira, 2 jempol!!). Dan ketiga, covernya cantik sekali. Boneka Daruma yang melambangkan Ishigami dilatari warna merah cerah, plus judulnya yang dituliskan dengan huruf kanji. Gak kalah dari ilustrasi cover asli ataupun edisi terjemahan Bahasa Inggrisnya.
Aku. Suka.


The Movie
Novel Yōgisha X no Kenshin telah diangkat menjadi film layar lebar dengan judul yang sama, dibintangi oleh Shinichi Tsutsumi sebagai Ishigami Tetsuya dan Masaharu Fukuyama sebagai Yukawa Manabu, plus detektif cantik Kaoru Utsumi yang diperankan oleh Kou Shibasaki, tokoh tambahan yang aslinya tidak ada di novel. Kisahnya cukup setia pada kisah novelnya, bahkan banyak dialognya diadaptasi sama persis dengan aslinya.

Yōgisha X no Kenshin Movie Poster


Meskipun novel ini yang pertama diangkat menjadi film layar lebar, adaptasi seri yang menampilkan tokoh utama Asisten Profesor Fisika Yukawa Manabu dimulai dari dorama 10 episode berjudul Galileo dan prekuelnya, sebuah film televisi berjudul Galileo: Episode Zero.

Sebagai film lepas, tentu saja intrik dan detail rencana si Suspect X ini dapat dinikmati dan dikagumi tanpa harus menonton kedua pendahulunya. Kisah novel dan film ini memang bertumpu pada tokoh utamanya, Ishigami yang jenius namun mengenaskan. Namun menurutku, kegalauan Yukawa Manabu, si lawan yang sepadan bagi Ishigami tersebut, hanya bisa dirasakan jika penontonnya sudah lebih mengenal karakter Yukawa-sensei yang (biasanya) super tenang, logis dan dingin, yang berarti ya... dengan menonton doramanya terlebih dahulu.

Selain ketiga adaptasi itu, masih ada Season 2 dorama Galileo ini (10 episode) dan 2 film televisi lain, Galileo XX dan Galileo: Midsummer's Equation. Ada pula versi Korea dari cerita yang sama, berjudul Perfect Number/Suspect X.

Source:
http://asianwiki.com/The_Devotion_of_Suspect_X
http://asianwiki.com/Galileo


Tentang Pengarang:
Keigo Higashino (東野 圭吾 Higashino Keigo, 4 Februari 1958 - ) adalah penulis Jepang yang terkenal untuk novel-novel misterinya. Setelah lulus dari Osaka Prefecture University sebagai Bachelor of Engineering  dalam bidang Electrical Engineering, ia mulai menulis novel sementara masih bekerja sebagai insinyur pada Nippon Denso Co. mulai 1981. Tahun 1985 ia memenangkan penghargaan tahunan Edogawa Rampo Award, untuk novelnya Hōkago (After School). Ia lalu memulai kariernya sebagai penulis penuh.

Di tahun 1999, novelnya yang berjudul Naoko memenangkan Mystery Writers of Japan Award. Tahun 2006 ia kembali memperoleh penghargaan bergengsi, yaitu 134th Naoki Prize untuk novel masterpiece-nya Kesetiaan Mr. X (Devotion of Suspect X - Yōgisha X no Kenshin). Sebelumnya, sudah 5 buah novelnya yang dinominasikan untuk penghargaan ini. Novel ini juga memenangkan Honkaku Mystery Award dan Kono Mystery ga Sugoi for Best Japanese Mystery Novel of the Year dan Japanese Booksellers Award Nominee di tahun yang sama. Versi terjemahan Bahasa Inggrisnya masuk nominasi Edgar Award for Best Novel 2012 dan 2012 Barry Award for Best First Novel.

Higashino-sensei tidak hanya menulis novel misteri. Ia juga sering menulis essai dan buku anak-anak. Banyak sekali karya novelnya yang sudah dipindah-mediakan, baik sebagai seri televisi, film televisi maupun film layar lebar.

Source:
https://en.wikipedia.org/wiki/Keigo_Higashino
http://asianwiki.com/Keigo_Higashino




https://www.goodreads.com/review/show/1716502559
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Recent Pages

Recent Posts Widget