Judul Asli: Flowers for Algernon
Pengarang: Daniel Keyes
Penerbit: Ufuk Press (2006)
ISBN: 979-33-3002-3
Jumlah Halaman: 457 halaman
Penerbitan Perdana: 1959
Literary Awards: Hugo Award Nominee for Best Novel (1967), Nebula Award for Best Novel (1966), Locus Award Nominee for All-Time Best Novel (1975)




Charlie, seorang penyapu lantai, terlahir dengan IQ 68 dan selalu jadi bahan olok-olok teman-temannya, hingga suatu saat eksperimen yang dimaksudkan untuk meningkatkan kecerdasan manusia mengubahnya menjadi seorang jenius.
Tapi kemudian, Algernon, seekor tikus yang sebelumnya sukses melalui eksperimen yang sama, mengalami kemunduran kecerdasan secara drastis dan akhirnya mati mengenaskan. Lalu bagaimana dengan Charlie?
Sedikit sulit untuk mengkategorikan novel ini. Secara latar belakang cerita, ini adalah genre science-fiction, di mana keajaiban medis membuat manusia menjelajah teritori baru, secara karakterisasi, ini adalah novel psikologis, menyoroti sisi emosional seorang bocah yang tiba-tiba diberi tubuh dan kecerdasan orang dewasa, kemudian nanti di paruh kedua kisah, pembaca dihadapkan pada suatu kepastian pahit bahwa hanya ada akhir yang tragis untuk si tokoh utama ini, kebodohan dan kematian. Ini bukan hanya kisah berkembangnya kecerdasan Charlie, tapi juga naik turunnya sisi emosional seseorang yg tak pernah sungguh 'merasakan', saat ia menyadari kompleksitas dunianya, terlebih saat ia tahu, waktunya tidak lagi tersisa banyak. :'(
