Tampilkan postingan dengan label Stephen King. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stephen King. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juli 2016

Just After Sunset

Lok: Just @Home
A cup of tea & Nastar cookies


Judul: Just After Sunset - Setelah Matahari Terbenam
Judul Asli: Just After Sunset
Pengarang: Stephen King
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2013)
ISBN: 9786020300610
Jumlah Halaman: 576 halaman
Penerbitan Perdana: 2008




Lihat sinopsis
Koleksi cerpen yang brilian dari Stephen King. Siapa selain Stephen King yang bisa mengubah toilet portabel menjadi kanal kelahiran berlendir, atau bar pinggir jalan menjadi tempat untuk cinta abadi? Seorang penjual buku yang marah mengangkut seorang pembonceng bisu, tanpa menyadari bahwa pria itu mendengar semua ocehannya dengan sangat jelas. Atau rutinitas olahraga dengan sepeda stasioner, yang dimulai untuk mengurangi kolesterol, bisa membawa pengendaranya pada perjalanan yang memikat sekaligus mengerikan. Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Just After Sunset––sebut saja senja, atau petang, adalah waktu ketika hubungan antar manusia mengambil bentuk yang tidak wajar, ketika segalanya tidak seperti yang terlihat, ketika imajinasi mulai meraih bayang-bayang yang menghilang menjadi kegelapan, dan siang hari yang terang bisa terusir pergi dari dirimu. Ini waktu yang sempurna bagi Stephen King.



Kumcer yang begitu khas dari Stephen King. Dari kisah-kisahnya yang tak terduga sampai narasi awalnya yg paaaaaaaaanjang... demi membangun suasana. Memang harus sabar mengikuti kisahnya, tapi yakin akan terbayar puas dengan twist dan ending yang memikat di tiap kisah.

Favku dalam antologi ini adalah Sepeda Stasioner. Aku suka sekali perpindahan antara dunia nyata dan tidak nyata yang mulus terjadi di kisah itu. Premis awalnya tentang seseorang yang perlu sedikit berolahraga demi kesehatannya, berlanjut dengan kisah-kisah pekerja yang kehabisan pekerjaan gara-garanya. Aneh, unik, tak terduga, dengan sentuhan thriller dan sedikit membius untuk tenggelam dalam dunia Richard Sifkitz. Meski begitu, endingnya malah berasa 'terlalu logis' untuk ukuran SK. Penginnya sih ending yang lebih tidak biasa.

Kisah lain yang memikat dan manis adalah New York Times dengan Harga Khusus. Sebuah kisah magic-realism ala SK yang bikin terharu. Jarang-jarang ada kisah dari sang maestro yang sedih dan bikin patah hati dari awal hingga akhir.

Cerpen/novela N. di kumcer ini menurutku yang paling kental rasa thriller-horror khasnya SK. Separuh jalan membaca novela ini aku selalu merinding dan berkali-kali menengok depan-belakang-samping-kolong. Nuansa mencekam yang pelan-pelan dibangun dengan halus bikin kengerian yang tidak jelas asal-usulnya tapi selalu ada. Mana endingnya juga begitu... hyiii.... ampun dah.

Lalu ada pula Bisu. Cerpen yang ini aku suka karena begitu banyak hal, ie. kejujuran si tokoh utama, si pastor yg rada komedik, si tokoh Bisu yang.... ternyata tak seperti kesan awalnya. Ceritanya juga kompleks tapi terasa simpel... dan terus terang, aku jg berharap si Bisu gak sampai tertangkap!! Moral of the story, jangan sembarangan cerita, tahu-tahu yang diceritain itu seorang mailaikat (kematian)... hehehehe.....

Penutup antologi ini adalah cerpen berjudul Tempat yang Sangat Sempit. Huaaahh... membaca ini aku sampai terikut menahan napas berulang kali (sungguh!). Bagussss, menegangkan dan mengejutkan. Tapi sedikit banyak mengingatkanku pada adegan melarikan dirinya Andy Dufresne di Shawshank Redemption.

Cerpen-cerpen lainnya juga tak mengecewakan. Tak terduga. Amat sangat tak tertebak akhir ceritanya. Kadang-kadang kukira ini cerita horor, tapi malah larinya ke drama, yang kukira thriller malah sedikit ringan dan komedik. SK membuktikan bahwa tangan dinginnya mampu memelintir cerita yang temanya biasa-biasa saja menjadi sajian yang menyenangkan.




https://www.goodreads.com/review/show/1683914086

Jumat, 29 November 2013

Carrie


Judul: Carrie
Judul Asli: Carrie
Pengarang: Stephen King
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2013)
ISBN: 978-979-2299-51-9
Jumlah Halaman: 256 pages
Tahun penerbitan perdana: 1974





Dari sinopsis:
Carrie White adalah gadis yang tidak populer, tapi dia memiliki kemampuan tersembunyi. Carrie bisa membuat benda-benda bergerak jika dia memusatkan perhatiannya pada benda itu. Kemampuan ini membuatnya berkuasa dan menjadi sumber dosanya.
Carrie hanya ingin menjadi gadis normal di sekolah, tidak diejek sebagai gadis aneh, dan... bisa pergi ke pesta dansa sekolah. Hingga seorang gadis berusaha menebus kesalahannya pada Carrie dengan memberikan semua keinginan Carrie tersebut. Kebaikan itu berubah menjadi malapetaka yang takkan pernah dilupakan teman-teman sekolahnya dan seisi kota.
"Mengerikan dan menakutkan... Kau tidak bisa berhenti membacanya." –– Chicago Tribune
"Dijamin akan membuatmu bergidik."––The New York Times


Sebelum membaca bukunya, sebenarnya aku sudah pernah menonton filmnya. Bukan versi yang baru-baru ini beredar, tapi versi jaman dahulu kala, yang ini Carrie (1976) karya sutradara Brian de Palma. Menontonnya juga bukan baru akhir-akhir ini, tapi sudah lama sekali, waktu masih jaman Laser Disc. *Waktu itu diajak nonton kakak-kakak waktu ortu pergi, trus gak bisa tidur dan mimpi buruk, sampai-sampai kami bertiga dihukum gak boleh nonton tv sebulan!!* #ehmalahnostalgila

Jadi bisa dibayangkan, yang tercanang di benakku adalah benar-benar kengerian pas di adegan di tepi kolam renang itu. Itulah yang membuatku maju mundur waktu akan membaca buku ini. Tapi kemudian, waktu dapat hadiah ulang tahun dari Sulis @peri_hutan (thank you Sulis!) yah... akhirnya baca juga...


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Recent Pages

Recent Posts Widget