Tampilkan postingan dengan label Djokolelono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Djokolelono. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Agustus 2016

Kunin Bergolak (Lagi) (Penjelajah Antariksa #6)


Judul: Kunin Bergolak (Lagi)
Seri: Penjelajah Antariksa #6
Pengarang: Djokolelono
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (2016)
ISBN: 9786024240639
Jumlah Halaman: 192 halaman
Penerbitan Perdana: 2016




Lihat sinopsis
Ribuan tahun dari sekarang, Terra atau Bumi yang manusia tempati tiada akibat perang. Penduduk Terra berpencar mencari planet yang bisa mereka tinggali.

Dalam hitungan 24 bulan Starx, Kunin II sebagai pusat kekuatan Jenderal Roon akan diserang oleh Skuadron X, skuadron penghancur sama sekali bukan lawan seimbang. Veta dipaksa untuk membuat peralatan perang tandingan, kalau tidak sisanya akan dimusnahkan.

Di Kunin sendiri tanda-tanda pembangkangan makin terasa. Kerten dan Rahi, penjahat dan ahli racun nomor satu di Kunin sedang mempengaruhi semua penduduk untuk memberontak dan keluar dari planet penjara itu.

Dan Raz yang kini sudah berdamai dengan Vied masih belum juga sembuh dari penyakitnya. Ia sering sedih mengingat broa dan sisanya, kapan mereka bisa bertemu lagi.


Oke, cerita di sini lebih seru dari seri sebelumnya, taaaapiii... tetep masih seret kemajuan ceritanya. Mungkin karena sekarang setting cerita terpecah-pecah menjadi banyak sekali kepingan, hingga sulit menceritakan banyak hal tentang semuanya dengan jumlah halaman yang sangat terbatas.


AWAS!
MILD SPOILER AHEAD!!

Kepingan pertama, melanjutkan akhir kisah Kapten Raz, Vied masih melarikan diri bersama Cette dan Raz, serta Kapten Hann. Raz masih tak sadar diri, hingga akhirnya dimasukkan dalam bilik tidur abadi. Tak tahunya, ia malah mendapat tekanan bawah sadar, dan nyaris mencelakakan Broa dan Pamannya. Meskipun Vied berhasil diselamatkan, tapi harga yang harus dibayar terlalu besar. Sisi baiknya, Raz akhirnya sembuh (sort of) dan jadi lumayan ahli dalam ilmu kedokteran. Vied dan Raz lalu terus melanjutkan perjalanan ke Planet Kunin.

Di bagian lain bercerita tentang para kadet Naz-5 yang sedang dikejar-kejar Hon Gradi. Mereka malah kebetulan bertemu dengan pasukan Skuadron X. Dengan sedikit dalih dan 'kebohongan kecil', serta banyak-banyak keberuntungan, mereka malah mendapatkan pujian dari pemimpin pasukan X ini (plisss, terlalu banyak nama, sampai-sampai aku sudah lupa inih nama Jendralnya).

Di Planet Kunin sendiri, banyak pula hal yang terjadi di berbagai tempat. Rombongan Veta, Stri dan Mesi akhirnya diselamatkan pasukan Jend. Roon. Setelah berbagai strategi dan tawar-menawar, Veta akhirnya bersedia membantu merancang pertahanan darat dan angkasa Planet Kunin ini.

Sementara itu Omodu yang diselamatkan penduduk asli desa terpencil, malah berakhir menjadi mentor dan pelatih para pemuda desa yang hendak menghadiri Pesta Lente.

Di desa asal Omodu, Kerten dan Rahi punya agenda tersendiri, meski pengawasan Jend. Roon juga makin ketat terhadap mereka.  




Dalam buku keenam ini, aku suka adegan pertempuran para kadet Naz-5 vs Hon Gradi, lumayan mendetail hingga aku bisa membayangkan kedahsyatan adegannya. Manuver-manuver mereka 'nakal' dan nekad, khas kadet-kadet muda yang belum berpengalaman namun cerdas dan berani. Aku juga suka bagian perkelahian Omodu dengan Taub, plus sisi strategis sikap Omodu yang menyiratkan kepandaian memimpinnya. Gak sabar menanti kelanjutan cerita pemberontakan Jend Roon di Kunin, karena ini berarti Veta dan Stri akan segera bertemu Vied dan Raz (semoga!) (dan bukan sebagai pihak yang berlawanan!!)

Terakhir, twistnya tentang Hiqza ini, yang mulai dibangun dengan halus di buku kelima dan berlanjut di sini.... KWEREEN! *2 jempol buat pak Djkln* *mudah-mudahan bukan berarti memperpaaaaaanjaaaaang alur ceritanya jadi muter-muter gak karuan lagi d* :D


Daaaaan, aku berharap, dengan semua adegan-adegan kecil yang makin membara di sana dan di sini ini, seperti api dalam sekam yang hanya menunggu waktu untuk terbakar dengan ganas (halah!!), maka buku selanjutnya juga akan muncul dengan berbagai ledakan. Perang besar yang penuh adegan aksi seperti di buku pertamanya. Alur cerita yang berkembang cepat dan mengejutkan. Apa sajalah, yang penting seru. Jadi buku #7-nya kapan terbit ya??? ^^






https://www.goodreads.com/review/show/1714442823

Minggu, 31 Juli 2016

Kapten Raz (Penjelajah Antariksa #5)


Judul: Kapten Raz
Seri: Penjelajah Antariksa #5
Pengarang: Djokolelono
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (2016)
ISBN: 9786024240615
Jumlah Halaman: 201 halaman
Penerbitan Perdana: 2016




Lihat sinopsis
Ribuan tahun dari sekarang, Terra atau Bumi yang manusia tempati tiada akibat perang. Penduduk Terra berpencar mencari planet yang bisa mereka tinggali.

Badai Radiasi Rho-M mengancam keberadaan Starx sebagai penguasa antariksa. Bukan hanya karena badai ini akan menerjang semua benda alam di seluruh atat bintang, tetapi ada akibat lain yang lebih mencemaskan. Gelombang radiasi ini akan mengubah tingkah laku manusia yang semula berpikir dengan 'otak' kini mulai berpikir dengan 'hati'.

Karena 'hati' pula Vied nekat melakukan apa saja untuk menemukan broa dan sisanya. Termasuk memasuki Naz-5. Tapi apa yang didapatnya sungguh mengejutkan. Raz sudah menjadi seorang kapten. Dan Vied kini menjadi salah satu tawanan sisanya itu.



Melanjutkan kisah empat bersaudara dari Planet Poa yang terpisah gara-gara penyerbuan planetnya. Vied baru saja melarikan diri dari Planet Tula dan nekad mendatangi Raz yang kabarnya dirawat di koloni Naz-5. Entah apa yang terjadi (benar-benar gak tahu aku, gak ada penjelasannya sampai akhir kok) , ternyata Raz sudah sehat secara fisik, dan malah memimpin sekumpulan kadet bocah memberontak terhadap Starx. Raz (tentu saja) sudah tidak mengenali broanya itu, namun ia masih sedikit-sedikit memiliki ingatan akan kebudayaan Poa Dalam. Di saat yang sama Vied dan Cette kebingungan menghadapi Kapten Raz ini, armada tempur dari Tula datang menyerang. Terjadilah perang dan pertempuran antara ketiga pihak, plus Putri Hon Gradi yang masih galau mau memihak ke mana.

Sementara itu, petualangan Veta dan Stri di Planet Kunin juga masih merangkak maju. Dibantu oleh Mesi, ancaman bom di kepala Stri oleh Kolonel Verea, akhirnya berhasil dinetralkan. Namun Omundo tak jelas nasibnya. dan mereka bertiga juga masih terdampar di daerah entah di mana.


Sebenarnya aku berharap alur seri ini maju lebih cepat dan lebih seru, tapi ternyata hanya sedikit perkembangan yang terjadi di buku kelima ini. Lama-lama jadi space-sinetron... majunya perlahan-lahan, gak bar-bar. Mungkin juga karena keterbatasan halaman, tiap seri bukunya hanya berisi sekitar 200-an halaman saja. Tapi secara kisah keseluruhan, aku masih sangat menyukainya. Sebuah fantasi luar angkasa dari negeri sendiri yang penuh imajinasi dan mengasyikan.

Endingnya sih sedikit lebih menjanjikan, karena sekarang Vied dan Raz juga sedang dalam perjalanan ke Planet Kunin. Tapi mari kita lihat saja di buku #6 tersebut, Kunin Bergolak (Lagi).




https://www.goodreads.com/review/show/1655229651

Minggu, 02 Maret 2014

Anak Rembulan


Judul: Anak Rembulan: Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari
Pengarang: Djokolelono
Penerbit:  Penerbit Mizan Fantasi (2011)
ISBN: 978-979-43-3637-3
Jumlah Halaman: 350 halaman
Penerbitan Perdana: 2011





Nama Djokolelono itu membawa ingatanku pada masa-masa dahulu kala, saat baca novel-novelnya Enid Blyton seri Malory Towers dan Si Badung. Di seri-seri itu nama Djokolelono tertulis sebagai penerjemahnya. Baru sekarang-sekarang ini saja tahu kalau beliau ini adalah salah satu penggagas fiksi fantasi dalam negeri. Jadi saat membaca postingan Mas Tezar saat posbar beberapa bulan yang lalu di sini dan terlebih lagi setelah membaca review Rahib di sini jadi penasaran dan ingin ikut merasakan keasyikan FFDN ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Recent Pages

Recent Posts Widget