Sabtu, 11 April 2015

Cermin Api dan Mimpi


Judul: Cermin Api dan Mimpi
Judul Asli: The Mirror of Fire and Dreaming
Seri: Brotherhood of the Conch #2
Pengarang: Chitra Banerjee Divakaruni
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama (2014)
ISBN: 978-602-03-0760-2
Jumlah Halaman: 296halaman
Penerbitan Perdana: 2005



Sinopsis
Di sebuah lembah indah dan terpencil di Himalaya, Anand mendapatkan penglihatan yang membuatnya gelisah. Guru dan pembimbing spiritualnya, Abhaydatta, tampaknya berada dalam bahaya. Apa yang harus dilakukannya? Akan banyak waktu yang terbuang kalau ia memberitahukan hal ini kepada orang-orang dewasa. Tetapi bijaksanakah kalau ia mengambil tindakan sendiri?

Anand membuat pilihan, dan terjun ke dalam petualangan luar biasa yang bukan hanya membawanya melintasi India modern, tetapi juga membawanya beberapa ratus tahun ke masa silam, ke zaman pemerintahan para Moghul. Di sana ia bertemu para penyihir hebat, seorang pangeran yang angkuh, dan satu jin yang mampu melakukan keajaiban tak terkatakan.



Ini sebenarnya adalah buku kedua dari seri Cronch Bearer... masalahnya, baca The Conch Bearer: Keong Ajaib itu udah lamaaaaaaa banget (2008!), sampai udah lupa ceritanya *nisha sih siapa? terus pendetanya dulu namanya siapa? abis nyampe di kuil itu terus piye ya?* Terpaksalah, sebelum baca buku ini, balik dulu skimming-skimming dulu buku pertamanya, biar nyambung...
..
..
..
..
..

Oke, sekarang udah inget... yuk langsung aja buka cerminnya!

Di kisah kedua ini, Anand (dan Nisha dan Abhaydatta) akan bertualang ke negeri India beratus tahun yang lalu demi membebaskan sebuah desa yang menderita akibat seorang penyihir dan jin-nya yang tamak dan jahat yang ingin menggulingkan sang Raja.




Ceritanya dimulai tepat saat kisah buku pertama berakhir. Anand dan Nisha sudah aman dan bahagia di Lembah Perak, belajar berbagai teknik sihir di Hogwarts sekolah para penyembuh. Yah, maksudnya Nisha sangat bahagia, sedangkan Anand masih ragu-ragu dengan keputusannya untuk tinggal di situ dan apakah ia layak untuk tinggal di situ. Meskipun guru-gurunya mempercayai dirinya, namun Anand sendiri masih merasa sangat tertinggal dibandingkan teman-temannya *ya iyalah, murid yang lain udah sekolah di situ dari kapan tahun!!*

Nah suatu ketika, di pelajaran mendengar angin, Anand mendengar kabar mengejutkan, lalu di pelajaran penglihatan, ia melihat dan mendengar seorang penyembuh meminta tolong karena orang-orang di desanya seperti kehilangan rohnya setelah bekerja di hutan. Mendengar kejadian ini, Kepala penyembuh mengirim Abhaydatta untuk menyelidiki dan meskipun sudah meminta, Anand tidak diperbolehkan ikut. Tetapi kemudian Anand kembali mendapat pesan penglihatan bahwa Abhaydatta sendiri juga dalam kesulitan.

Nekad ingin membantu, Anand mengajak Nisha mengambil Keong dan mencari keberadaan Abhaydatta untuk menolongnya. Pencarian yang membawa mereka semua mundur ke era para Moghul berkuasa, lengkap dengan perebutan kekuasaan di Istana, perdana menteri yang ingin berkuasa versus pangeran cilik yang sok dan banyak tingkah. Tentu saja ditambahi kehadiran si Tukang sihir jahat, Jin Ifrit dengan kekuatan menakutkan dan sebuah cermin ajaib yang merangkap bisa menjadi Pintu Kemana Saja dan Lorong Waktu. ^^V

Suka sekali penggambaran dunia-dunia di sini, baik saat masih di Lembah Perak, di Desa apaitunamanya, serta dunia kerajaan masa lalu. World-building-nya detail, enak dinikmati dan bisa dipercaya. Baik ceritanya maupun endingnya juga membawa banyak pesan moral tentang persahabatan, membuat pilihan, keberanian dan kerelaan berkorban demi sesama.

Dongeng yang lengkap dan menyenangkan!


Untuk edisi terjemahannya, enak sekali dibaca, bahasanya mengalir lancar (kayaknya aku memang selalu cuocok dengan hasil kerjaan penerjemahnya inih) dan tanpa typo. Sayangnya, uhm... font-nya mungil-mungil sekaleeee... *mata langsung belo* XD
Covernya aku suka sekali. Dominasi warna ungu yang lembut dengan ilustrasi sederhana. Minimalis tapi cantik.

Semoga saja GPU berniat menterjemahkan buku ketiganya sekalian, Shadowland. Atau harus nunggu 10 tahun dulu kayak jarak terbit buku pertama ke buku kedua. Eaaaaa.....




Notes: aku dapet buku ini buntelan... tapi dari siapa aku lupa... maapkeun akuh siapapun dirimu yang telah memberikuk bukuh yang telah lama tertimbun inih. Akhirnya terbaca dan langsung ter-ripiu juga. Terima kasih sang pemberi, gak nolak kalau mau memberi lagi! *dirajam sama yang ngasih*




https://www.goodreads.com/review/show/1070920159

Review ini diposting dalam rangka event 
Around the Genres in 30 Days
Kelompok Genre Science Fiction and Fantasy


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Recent Pages

Recent Posts Widget