Jumat, 03 Juli 2015

Ayo Baca Karya Sastra Indonesia!



Selamat Hari Sastra Indonesia.

Tanggal 3 Juli ini, bertepatan dengan hari kelahiran Bapak Abdoel Moeis, kita memperingati hari sastra Indonesia. Meski sempat mengundang perdebatan, tapi yang penting bagaimana cara kita memperingatinya kan.

Sebenarnya aku sih aku juga lumayan suka baca sastra negeri sendiri, (beberapa review-ku bisa dilihat di sini), tapi dibandingkan porsi aku membaca novel genre lain *uhuk* fantasy&mystery *uhuk* masih sedikiiiit sekali. Nah, kebetulan, blog lustandcoffe mengadakan event tantangan membaca buku sastra Indonesia selama 100 hari, mulai dari hari ini hingga tanggal 10 Oktober 2015 nanti. Kupikir ini event yang bagus banget untuk menyemangatiku membaca beberapa buku sastra klasik dan kontemporer (longlist KLA dan pemenang sayembara menulis DKJ) yang ada di timbunanku. Semangaaaat!!!

Peraturan
1. Membaca setidaknya satu buku sastra karya penulis Indonesia
2. Karya sastra boleh novel, kumpulan cerita, puisi, prosa, dll. Yang jelas fiksi ya, bukan non fiksi.
3. Membuat resensi dan menampilkannya di blog, FB note, atau Goodreads.
4. Membuat tautan resensi di linky paling bawah.
5. Periode event ini mulai 3 Juli 2015 sampai 10 Oktober 2015.
6. Linky dibuka sampai tanggal 15 Oktober 2015. Lewat tanggal tersebut, resensi yang didaftarkan akan dihapus.
7. Boleh membuat postingan event ini di blog masing-masing dan membuat daftar bacaan selama periode berlangsung, tapi tidak wajib.
8. Pemenang akan diundi dan diumumkan tanggal 25 Oktober. Akan ada 2 orang pemenang. Masing-masing mendapatkan hadiah buku yang bisa dipilih sendiri senilai @ 100rb rupiah.

(untuk lebih jelasnya tentang event ini, silakan langsung meluncur ke blog lustandcoffe ya...)

Sebagai pembuka aku baru saja akan memposting review dwilogi Bekisar Merah karya Ahmad Tohari. Selanjutnya, update daftar buku yang kubaca akan kutuliskan di bawah ini.

1. Bekisar Merah & Belantik - Ahmad Tohari (novel Bekisar Merah sendiri mendapat Penghargaan Sastra Badan Bahasa tahun 1995)
2. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas - Eka Kurniawan (Kusala Sastra Khatulistiwa Nominee for Prosa - shortlist 2014)
3. Kaki yang Terhormat - Gus tf Sakai (Kusala Sastra Khatulistiwa Nominee for Prosa - longlist 2013)
4. Balada Ching-Ching - Maggie Tiojakin (Kusala Sastra Khatulistiwa Nominee for Prosa - longlist 2010)
5. Ayahmu Bulan, Engkau Matahari - Lily Yulianti Farid (Kusala Sastra Khatulistiwa Nominee for Prosa - longlist 2013)
6. Lingkar Tanah Lingkar Air - Ahmad Tohari
7. Student Hidjo - Mas Marco Kartodikromo
8. Arumdalu - Junaedi Setiyono (Kusala Sastra Khatulistiwa Nominee for Fiksi - longlist 2010)
9. ...



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Recent Pages

Recent Posts Widget