Minggu, 31 Juli 2016

Kapten Raz (Penjelajah Antariksa #5)


Judul: Kapten Raz
Seri: Penjelajah Antariksa #5
Pengarang: Djokolelono
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (2016)
ISBN: 9786024240615
Jumlah Halaman: 201 halaman
Penerbitan Perdana: 2016




Lihat sinopsis
Ribuan tahun dari sekarang, Terra atau Bumi yang manusia tempati tiada akibat perang. Penduduk Terra berpencar mencari planet yang bisa mereka tinggali.

Badai Radiasi Rho-M mengancam keberadaan Starx sebagai penguasa antariksa. Bukan hanya karena badai ini akan menerjang semua benda alam di seluruh atat bintang, tetapi ada akibat lain yang lebih mencemaskan. Gelombang radiasi ini akan mengubah tingkah laku manusia yang semula berpikir dengan 'otak' kini mulai berpikir dengan 'hati'.

Karena 'hati' pula Vied nekat melakukan apa saja untuk menemukan broa dan sisanya. Termasuk memasuki Naz-5. Tapi apa yang didapatnya sungguh mengejutkan. Raz sudah menjadi seorang kapten. Dan Vied kini menjadi salah satu tawanan sisanya itu.



Melanjutkan kisah empat bersaudara dari Planet Poa yang terpisah gara-gara penyerbuan planetnya. Vied baru saja melarikan diri dari Planet Tula dan nekad mendatangi Raz yang kabarnya dirawat di koloni Naz-5. Entah apa yang terjadi (benar-benar gak tahu aku, gak ada penjelasannya sampai akhir kok) , ternyata Raz sudah sehat secara fisik, dan malah memimpin sekumpulan kadet bocah memberontak terhadap Starx. Raz (tentu saja) sudah tidak mengenali broanya itu, namun ia masih sedikit-sedikit memiliki ingatan akan kebudayaan Poa Dalam. Di saat yang sama Vied dan Cette kebingungan menghadapi Kapten Raz ini, armada tempur dari Tula datang menyerang. Terjadilah perang dan pertempuran antara ketiga pihak, plus Putri Hon Gradi yang masih galau mau memihak ke mana.

Sementara itu, petualangan Veta dan Stri di Planet Kunin juga masih merangkak maju. Dibantu oleh Mesi, ancaman bom di kepala Stri oleh Kolonel Verea, akhirnya berhasil dinetralkan. Namun Omundo tak jelas nasibnya. dan mereka bertiga juga masih terdampar di daerah entah di mana.


Sebenarnya aku berharap alur seri ini maju lebih cepat dan lebih seru, tapi ternyata hanya sedikit perkembangan yang terjadi di buku kelima ini. Lama-lama jadi space-sinetron... majunya perlahan-lahan, gak bar-bar. Mungkin juga karena keterbatasan halaman, tiap seri bukunya hanya berisi sekitar 200-an halaman saja. Tapi secara kisah keseluruhan, aku masih sangat menyukainya. Sebuah fantasi luar angkasa dari negeri sendiri yang penuh imajinasi dan mengasyikan.

Endingnya sih sedikit lebih menjanjikan, karena sekarang Vied dan Raz juga sedang dalam perjalanan ke Planet Kunin. Tapi mari kita lihat saja di buku #6 tersebut, Kunin Bergolak (Lagi).




https://www.goodreads.com/review/show/1655229651

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Recent Pages

Recent Posts Widget